waktu semakin jauh di penghujung malam dan tinta pun semakin tersudut di ujung pena
tertahan oleh keraguan, dan terdiam oleh kenyataan.
walau kertas putih pasrah menanti tulisan takdir, namun nasib masih enggan menjawab.
jangan kau salahkan sinar bulan, yang semakin pucat menerangi inspirasimu.
Nikmatilah secangkir kopi ini, yang telah mengendapkan ampasnya dan menyisakan kehambaran.
dia telah mengajarkan kepadamu tentang bagaimana memisahkan rasa manis dan rasa pahitnya kehidupan, yaitu dengan ketenangan.
udara malam semakin menusuk tulang, dan jarimu kehilangan kendali untuk menulis.
lupakanlah apa yang hendak kau tulis...
tinggalkan saja inspirasi mu yang masih tersesat dalam labirin istana...
tidak perlu memandang ke depan, karena itu bukanlah teka teki yang harus kau pecahkan sekarang...
jangan melihat ke belakang, biarkan dia tetap di sana, diam dalam keanggunan dan tenang dalam kewibawaan.
menoleh lah ke samping mu... dan lihat siapa yang masih ada bersamamu...
Seperti sebatang rokok ini, yang telah menjadi abu dan menyisakan puntung.
dia telah mengajarkan kepadamu tentang bagaimana caranya berhenti merokok, yaitu dengan tidak mengisap rokok...
a10g collet.
03/07/2016
Caffe & Chef KDI