Tidak ada niat untuk merendahkan diri dalam aroma wanginya
Sejak hawa panas ini menyelimuti raga, aku tau kalo aku akan mencari nya untuk menemani tetesan peluh.
Ini hanya perkara kebutuhan, ini hanya masalah tambal sulam, tak ada nafsu serakah di sini.
Taman bungamu telah kulewati dalam perjalananku mencari kesejukan, tak ada rencana, tak ada peta di tangan, maka setidaknya izinkan aku untuk dapat sejenak berteduh dalam keteduhan tatapan matamu.
Dan seandainya waktu dengan nakalnya telah sembunyi dari ingatanku, maka janganlah engkau menutup kuncup mekar bunga mu.
Perbolehkan lah aku terjebak dalam keindahanmu tanpa harus berusaha mencari jalan keluar, karena jalan keluarnya berada dalam tusukan duri mawarmu, dan aku tak ingin terluka karennya.
Ini bukanlah rayuan, apa lagi syair gombal, ini adalah sebuah analogi dari kejujuran yang ingin kusampaikan.
Somethig stupid like………
a10g.collec.
Ktr Cab. 310509
Ost : Ipank “sekali lagi”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar