Minggu, 23 Oktober 2011

Pont of Review

Mengakhiri imajinasi dalam hamparan melati, Setelah mengawalinya dalam dilema tema...
Suatu akhir yang melo untuk sebuah awal yang maskulin, namun rangkaiannya melambangkan feminisme dari kisah yang romantis.

Sejak kapan dia bertanya tentang waktu? padahal detik demi detik kebersamaan berdenyut lembut dalam hatinya.
tak perlu malu dan menutup diri dalam kuncup mawar, karena wajahmu merona oleh pancaran hati yang sedang berbunga.
Nantikanlah kabar yang dibawa oleh fajar saat dia datang menyapa, tentang kesucian yang dia titipkan pada benignya embun pagi.
Sabarlah menatap saat Sang senja melangkah, sebab ada pesan yang dilukiskan langit tentang hati yang tak ingin berpisah.
Pandangilah mega dalam taburan bintang, cukuplah tersirat seberapa indah harapan yang kutitipkan untuk menemanimu terlelap.

Menarilah, dan sambut keceriaan dalam kisah yang telah terangkum.
Bernyanyilah, karena irama bahagia selalu mengiringi kebersamaan kita.
Tersenyumlah...demi semua harapan yang pernah kutitipkan untuk menjadi peri pejaga mimpimu.


a10g collec.
kmrkoe prod.
270409
Point of Review...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar